Resume 26 Pelatihan Belajar Menulis
Motivasi Menulis
Oleh : Ibnu Muslim
 Moderator            : Widya Setianingsih

Narasumber           : Dail Ma'ruf, M Pd

Pelatihan Belajar Menulis pertemuan ke-26 dilaksanakan pada Rabu, 16 Maret 2022 dimulai pukul 19.00 WIB dan akan berakhir pukul 21.00 WIB. Judul pelatihan hari ini adalah Motivasi Menulis dengan moderator ibu Widya Setianingsih dan narasumbernya pak Dail Ma'ruf, M Pd. 

Seperti biasanya media yang digunakan adalah WA grup belajar menulis 24. Berikut ini kutipan tulisan moderator dan narasumber serta pertanyaan dari peserta sebagai berikut :"

"Tahu kau mengapa aku sayangi kau lebih dari siapa pun? Karena kau menulis. Suaramu takkan padam ditelan angin, akan abadi, sampai jauh, jauh di kemudian hari." (Pramoedya Ananta Toer)

Sobat, bukan suatu kebetulan kita bisa bersama di dalam kelas menulis PGRI ini. Semua ada visi dan misi yang telah dititipkan Sang Maha Esa pada diri kita masing-masing. 

Bisa jadi visi dan misi yang sangat besar  yang membuat kita bisa mengubah dunia dengan tulisan kita, atau visi misi paling sederhana membuat kita berguna bagi keluarga, sahabat kita untuk mewarnai lingkungan dengan aura positif. 

Menulis membuat kita bahagia... 

Menulis membuat kita berbeda... 

Menulis membuat kita   terkenang. 

Menulis adalah obat paling mujarab untuk kita saat terluka. 

Hanya dengan menulis membuat kita bisa menjadi diri kita sendiri.

Jadi sejatinya kita menulis bukan untuk dunia. Tapi..

KITA MENULIS UNTUK DIRI KITA SENDIRI.

Assalamualaikum, selamat malam, salam sejahtera untuk kita semua. Di malam putaran ke 26, kembali Widya Arema akan menemani sobat nusantara di kelas menulis tanpa sekat dan batas. Walaupun kelas kita akan mendekati Closing semoga semangat menulis tetap membara... Atau malah jangan-jangan sudah padam karena tergerus kesibukan. 

Semoga dengan kehadiran narasumber kita malam ini kembali mencharger semangat yang meredup, hingga menyala menjadi "dian" yang tak kunjung padam. Malam ini kita akan berdiskusi tentang MOTIVASI BELAJAR bersama dengan narasumber kita yang handal. Seorang Ketua kelas dari gelombang 20 yang  dekat dengan peserta dan selalu  menyemangati peserta untuk terus semangat masuk kelas. Beliau adalah Bapak DAIL MA'RUF

Sobat literasi yang smart, seperti biasa sebelum kita masuk kelas siapkan dulu totalitas kita untuk belajar. Untuk para emak-emak yang lagi galau, abaikan dulu kelangkaan minyak goreng dan naiknya harga sembako. Atau Masalah BPJS apalagi... Biar jadi PR para punggawa negara. Malam ini kita Fokusin dulu yuuk !!!

Bapak-bapak yang ngantuk saya beri kesempatan untuk menyeduh secangkir kopi pahit, agar mata tetap terbuka lebar anti merem. Pastikan juga sinyal lancar jayaaa, Baterai HP/lappy full dan kondisi rumah aman terkendali. Mari kita tundukkan sejenak hati dan fikiran semoga penguasa langit dan bumi memberi kemudahan kita untuk belajar. Berdoa sesuai keyakinan mulai.... 

Bismillahirrohmaanirrohiim. Seperti biasa pertemuan ini  kita akan bagi  dalam 4 sesi

1. Pembukaan

2. Paparan materi melalu chat WA grup

3. Tanya jawab

4. Penutup

Baiklah, agar kita semakin mengenal  narsum kita yang RUARRR BIASAA... kita baca dulu yuk CV Beliau. Seperti biasa hanya dibaca saja sobat, tidak perlu dihafalkan, apalagi di buat contekan, karena ini bukan bahan ujian apalagi ujian kehidupan. Upss maap candaa. Saya beri waktu 3 menit untuk membaca yaaa... Mangga.... https://dailalser.blogspot.com/2022/02/biodataku-edisi-februari-2022.html

Tapi dari semua itu ada visi misi terbesar yang di gariskan untuk kita lalui. Bagaimana sobat, keren sekali bukan??? Yang membuat saya bertambah kagum motto Beliau yang luar biasa. 

Khoirunnas anfauhum linnas (sebaik-baiknya manusia adalah mereka yang bisa memberikan manfaat kepada manusia lainnya ). Baiklah tanpa perlu saya bercakap lebih panjang, marilah kita panggil guru kita yang luar biasa  malam ini. Bapak DAIL MA'RUF M. Pd. Apakah  Bapak berkenan masuk kelas sekarang??? Kita sambut dengan tepuk tangan yang gemuruh.. (sumber : WA Grup dari Widya Setianingsih, Rabu 16 Maret 2022)."

Berikut ini tulisan narasumber kita Dail Ma'ruf, M Pd sebagai berikut :

" Assalamu ‘alaikum Warohmatullah. Selamat Malam Bapak dan Ibu Guru Hebat serta peserta Kelas Belajar Menulis gelombang 23 dan 24. Bagaimana kabar Bapak & ibu semua?.  Semoga sehat dan Bahagia bersama keluarga. Terima kasih Bu Widya yang telah berkenan membersamai saya malam ini bersilaturahmi di materi ke- 26 dari 30 materi.  Semoga yang sudah membuat minimal 20 resume dan disatukan dalam 1 file, bisa segera menerbitkan buku solonya. Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang selalu memberikan kepada kita bejuta nikmatnya, semoga sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad SAW, keluarga dan sahabat serta kita selaku ummatnya.

Senang rasanya bisa membersamai Bapak Ibu pada beberapa Materi sebelumnya jadi moderator. Dan mala mini saya hanya akan berbagi pengalaman saja. Bukan mengisi materi. Karena 25 Materi yang telah disampaikan insya Allah sudah cukup membakar semangat Bapak dan Ibu Guru hebat.  Untuk awalan saya akan bercerita bahwa saya pun dulu sama dengan Bapak dan Ibu peserta. Saya ikut kelas Belajar menulis gelombang 20 yang berbarengan dengan gelombang 19. Saya sekelas dengan Mis Phia, Bu Ewi, Sedangkan dari gelombang 19 ada Bu Ros dan Pak Mul. Waktu itu kami ikut Juli – September 2021.

Saya tak membayangkan akan dapat kepercayaan dan kehormatan dari Om Jay dan Tim Solidnya, setelah Closing ceremony, dan di buka gelombang 21 dan 22 saya dapat Wa Japri dari Pak Brian, untuk bantu di Tim Om Jay. Saya jawab insya Allah tapi saya tolong ajarin. Memang saya suka dengan hal baru, termasuk menulis di Blog ini awalnya saya bingung karena tak punya Blog dan tidak pernah menulis di Blog. Nah pas 2 hari jelang materi 1 , Om Jay mengingatkan bahwa silahkan semua peserta yang akan ikut materi 1 harus kirim alamat Blog.

Karena keinginan atau motivasi kuat bahwa saya harus punya buku dengan ikut kelas menulis asuhan Om Jay, saya  japri saja tuh Pendirinya , saya curhat belum punya blog dan minta dibantu . Om Jay kirim langkahnya dan videonya, saya ikuti dan …TRALA… dalam 5 menit Blog jadi. SENANGNYA LUAR BIASA. Lalu saya tes untuk posting apa saja. Kadang 1 atau 2 paragraf.  Pas materi 1 saya otomatis juga masih bingung. Maka resume saya --- TIDAK ADA FLAYERNYA. Lihat beberapa teman ada Flyer saya japri ke yang bersangkutan bagaimana langkahnya, alhamdulillah pada baik semua , mereka berikan langkahnya dan saya makin semangat pas bisa pakai Flyer di resume berikutnya.

Baik kita langsung ke materi ya Bu Widya... saya saja yang kirim ke grup 24 ibu tinggal teruskan.


Demikian manfaat menulis untuk kesehatan___ ingin sehat ? MARI SELALU MENULIS














Silahkan Bu Widya . lanjutkan " (Sumber : WA Grup Belajar Menulis 24 - Dail Ma'ruf, 16 Maret 2022).

Seru sekali pak, saya agak berlari-lari baca vn nya. Yang paling seru tadi ternyata saat kita mengalami writers block juga dapat menginspirasi kita untuk menulis... Baik pak, terimakasih atas paparan materinya yang luar biasaa. Semoga bisa mencharger lagi semangat para peserta malam ini yang akan mendekati closing.  kita masuk sesi 2 tanya jawab : jika belum masuk boleh dari Ibu
Sobat nusantara demikianlah materi  dari narasumber kita malam ini. Sangat bermanfaat dan benar-benar meng-inspirasi kita. "Jika kamu ingin mengenal dunia, membacalah. Jika kamu ingin dikenal dunia, menulislah."(Armin Martajas).  Selanjutnya  kita akan melaju pada sesi tanya jawab. Seperti biasa, silahkan mengirimkan pertanyaan dengan format nama, asal dan kirim ke 085954558358.

Ayo jangan biarkan tanya menguap tanpa jawab. Segera layangkan surat cinta untuk dijawab pada nara sumber hebat. Lets go!!!!!!..... Sahabat literasi nusantara, baiklah kita mulai sesi tanya jawab dengan kode P untuk Pertanyaan.

 Mohon Pak Dail memberi kode “N” untuk Next pertanyaan berikutnya agar dapat dilanjutkan. 
Terima kasih.  SIAP BUN. Sudah ada penanya pak
P1. Assalamu ‘alaikum Warohmatullah. Selamat Malam, Izin bertanya, Pak Dail Ma'ruf. Maaf, Pak Dail. Saya sering terbentur dengan kekosongan kosa kata untuk ditulis. Entah kenapa kalau berbicara kok lebih lancar ya, Pak?
1. Bagaimana mengatasi hal tersebut
2. Menulis meningkatkan kekebalan tubuh. Saya setuju. Tapi ketiga gagasan tidak bisa dilanjutkan, Apa cara yang paling mudah untuk saya sebagai penulis yang masih biasa saja. Terima kasih, Pak. Salam sehat.

Jawab : Jawabannya melalui audio tetapi kalau diringkas sebagai berikut :
1. Kata bunda Kanjeng : Jalan-jalan dulu, atau makan, nonton TV dan kegiatan lainnya. Sudah itu baru masuk kembali menulis.
2. Akan menemukan gagasan ketika kita sering menulis, begitu mendapat gagasan langsung ditulis. Misalnya tentang kelangkaan minyak goreng, langsung tulis.

P2. Dari paparan Bapak tadi disebutkan Menulis itu memiliki banyak manfaat. 
Yang saya tanyakan menulis dapat mengurangi tekanan stress atau istilah yang sekarang lagi IN Self healing. Bisakah bapak mengarahkan bagaimana caranya menulis itu bisa menghilangkan luka hati dan trauma.

Jawabannya melalui audio, tetapi kalau ditulis kurang lebih sebagai berikut :
Saya pernah juga luka hati, menjadi penulis bisa menjadi kuat. Tuliskan luka hati. Sakitnya hatiku mendengar kata-katamu. namun aku memaafkan kamu. Aku ingin menerapkan nasihat agamaku. Maka luka hati itu akan segera sembuh dan tidak trauma lagi.

Baik pak saya lanjutkan... 
P 3. Assalamualaikum wr.wb.Wah hebat sekali pak Dail menggugah gairah menulis saya semakin membara. Jujur mbak Widya saya keteter pekerjaan sampai tidur larut malam sehingga beberapa kali tidak hadir di grup. Ada kangen, ada rasa penyesalan. Alhamdulillah kali ini saya berusaha untuk hadir. Pertanyaan saya ke pak Dail, 
1. Bagaimana agar tulisan kita hidup bagi yang membacanya?
2. Apakah pak Dail pernah merasa down dalam menulis, bagaimana cara mengatasinya?

#terima kasih.

Jawabannya melalui audio, tetapi ringkasannya sebagai berikut :
1. Saran saya kita punya stel tulisan kita masing-masing, bisa hidup atau tidak ya mengalir saja.
2. Kirim tulisan ini pada ahlinya, dan minta tanggapan. Saya pernah mengalami donwn. Ada yang menilai tulisan saya kurang baik mengapa di share. Tetapi saya yakin ada yang suka. Ini hukum alam ada yang suka dan ada yang tidak suka.

 Baik pak melajuuu.
P4. Assalamu'alaikum, Mutmainah - Lebak, Ijin bertanya pak, begitu banyak manfaat menulis bahkan untuk kesehatan tubuh juga. Saya sangat susah untuk menulis harus menunggu mood yang baik dulu baru bisa menulis itu pun terkadang hanya beberapa paragraf saja dan langsung WB. Bagaimana untuk memotivasi diri agar terus semangat menulis. Terimakasih

Jawabannya melalui audio, ringkasannya saya tulis sebagai berikut :
Tidak ada cara lain, refres dulu. Perlu ada jeda, makan dulu atau minum dulu atau solawatan dulu, tadarus dulu, minum setelah ada ide lanjutkan. jadi aktifitas agar kita mood. Padahal namanya sudah Mut-Mutmainnah.

Siaap bapak.. rupanya semangat peserta masih membara pak. 
Pak Dail boleh minum dulu,.. 
🤭
P5. Assalamualaikum bapak saya Indri dari Jawa Tengah. Menurut quotes yang Bapak share tadi bahwa seorang penulis tidak bisa lepas dari membaca. Saya adalah orang yang tidak gemar membaca pak. Tapi saya pengamat lingkungan yang baik. Saya adalah tipikal orang yang auditorial. Lebih suka mendengar. Jadi saya lebih suka menonton film daripada membaca. Apakah saya bisa menuangkan apa yang saya tangkap dilingkungan dalam tulisan? Apakah film yang saya saksikan bisa menjadi bahan untuk tulisan? Mohon penjelasannya pak, karena saya masih pemula. Terimakasih.

SAYA,  Bu May, Bu Aam, Pa Santuni.
Wow narasumber narasumber yang hebat. Hikmah silaturahmi dari kelas menulis ya pak.  xixixi..ibu ke Rangkas ya...pas pulang  ke  rumah Bu Maesaroh, malah saya sudah pulang ke Serang. Mantabbbzzz jayaaa.

Jawabannya melalui audio  kesimpulannya begini :


P6. Saya Sri dari Majalengka. Pak Dail sudah jadi kurator dari buku" antalogi, nah Mau tanya kalau mau jadi kurator dari buku antalogi apa ya syaratnya ? Trims

Siaap.
Bu Sri sudah ikut antologi dengan saya. Untuk menjadi kurator itu ibaratnya admin, semua tulisan dikumpulkan pada kurator. Lalu dibaca dan diedit seperlunya, lalu dikirimkan lagi ke penulis dan perlu dilengkapi. Kalau sudah mau dicetak minta biaya cetak. Lalu minta alamat untuk pengiriman. Kalau ada rezki yang mau dibagi harus dibagi sesuai dengan proporsinya. Jadi kurator sudah banyak membaca tulisan dari semua pesertanya.

P 7. Assalamualaikum pak. Saya Dian Sari. 

Saya belum pede untuk mengeshare tulisan saya untuk dibaca orang lain pak. Karena tulisan saya masih banyak kurangnya. Yang saya tanyakan :
1. Bolehkah saya menulis untuk saya simpan sendiri? 
2. Bagaimana cara membangun kepercayaan sendiri agar saya berani menampilkan tulisan saya? 
Terimakasih Bapak. 

Jawab :
1. Boleh, tidak di sahre  tidak apa-apa, Hanya disimpan diblog
2. Link nya dikirim ke pembaca yang betul-betul ibu kenal, mudah-mudahan pembaca memberikan komentar yang baik.

Masih tersisa dua pertanyaan Bapak.
P8. Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh..Master Dail Dan Bu Widya Yang saya Hormati..Begini master..Dikala menulis, ada rasa kurang percaya diri untuk momposting tulisan, takut bahasanya tidak bagus atau materi tulisan kurang mengena. Hal ini menjadikan tulisan kadang  terus berupa draf saja atau bahkan dihapus kembali. Bagaimana cara mengatasi agar semakin percaya diri untuk memposting tulisan? Terimakasih.

Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh. BAIK BUNDA,  memang menjelang closing kelas...sebagian sudah sibuk bikin buku solo..insya Allah

Jawab :
Sebenarnya berawal dari keraguan, seperti ini memang. Yakinkan setiap orang punya kekurangan dan kelebihan. Yakinkan tulisan kita punya kelebihan. Baca bismilah kalau kita muslim, Apa yang saya tulis ini mudah-mudahan bermanfaat pada orang lain. Jangan pernah ragu dengan tulisan kita. Publikasikan saja. Nanti tulisan kita akan menemui pembacanya.

Ternyata masih ada 2 lagi pak, lanjuut yaa.
P 9. Frans Fernandez SMPN 1 Praya Lombok Tengah gel.23 bertanya:

1. Bagaimana cara kita melihat style kita dalam menulis misalnya: saya kepingin membuat novel bergenre populer saat itu, tapi belum pede buatnya. Karena data belum lengkap, belum lagi survey yang belum memadai.

2. Ada salah satu hal yang menarik tentang syarat penulisan di dunia buku mayor. "Jadilah terkenal atau banyak viewer atau komunitas sebagai salah satu syarat naskahnya diterima." 
Bagaimana pendapat Bapak dalam hal ini. Karena menjadi 'terkenal positif' ternyata tidak mudah. Yang mudah itu menjadi terkenal 'negatif' misalnya kasus yang ada 'crazy rich', 'profokator santun',. Kalau guru biasa?

Jawab : 
1.Selamat malam pak Frans, ini bapak sudah pernah menjadi kurator. Konsultasikan dengan yang berkompeten (Bu Kanjeng, Maesaroh). Tuliskan saja seperti yang pak Frans inginkan di A5. Kalau pak Frans bisa terkenal. Karena muridnya banyak.
2. Seperti Bu Aam dengan Pak Prof. Richardus Eko Indrajit. Kita bisa menggandeng bersama OM Jay atau Bu Kanjeng, nanti akan segera terkenal.

Ternyata masih ada 2 lagi pak, lanjuut yaa. Yesss, semangat. Tinggal pertanyaan pamungkas pak
P 10. Selamat malam pak saya Maria dari Medan. Pak izin bertanya saya ingin menulis buku, tapi bingung. 1.Darimana ide menulis buku? 2. Bagaimana menentukan topik yang paling popular ya pak? Apa dengan membaca fenemona di sekitar ataukah melihat trending topic saat ini  misalnya di berita berita. Terimakasih bapak, semoga sukses. 

Jawab :
Selamat malam bu Maria, Medan.
1. Ide dari sekitar kita, cari yang menarik, misalnya kecelakaan. Menulis cara adaptasi cepat pembelajaran tatap muka, ini lagi tren. Cara mengatasi trauma pembelajaran tatap muka, ini lagi tren. Ide dari ide setiap hari yang kita temukan.
2. Kita melihat tren, tren kedepan. Cara belajar tatap muka dan daring. Blended Learning, yang daring bisa jalan yang tatap muka bisa jalan dan yang learning lost bisa diatasi.

Ternyata masih ada tambahan satu lagi pak. Boleh yaa. 
P11. Ibnu Muslim _ Maros_Sulsel. Komitmen seseorang dalam melakukan kerja/menulis ada yang berpendapat : 1. Komitmen spiritual, 2. Komitmen intelektual dan 3. Komitmen material. Sehingga motivasi menulis kuat. Mungkin pak Dail Ma'ruf, M Pd telah punya ketiga tiganya. Mana yang paling kuat dimiliki pak Dail, trim

Sepertinya ini pertanyaan pamungkas  pak.  BAIK BUN.

Jawab : 
Assalaamu alaikum Pak Muslim, Saya pernah ke Pantai Losari Makassar, dan PT Inco lewat Maros 3 bulan. Sangat subyektif, yang berimbang komitmen spiritual dan komitmen intelektual. Ketika menulis dengan semangat spiritual maka komitmen intelektual saya bertambah/tersalurkan. Ketika saya menulis dengan komitmen intelektual maka komitmen spiritual saya bertambah tenang. Memang menulis itu bisa mengalirkan energi negatif yang tersumbat dalam diri kita berbentuk tulisan. Cocok dengan tema self healing, dengan menulis menjadi obat bagi penulisnya.  Seperti itu pak Ibnu Muslim guru saya yang sudah banyak pengalaman menulis, yang sudah mendapat penghargaan pemerintah maupun swasta yang sudah membawa nama baik sekolahnya. Memang bapak adalah salah satu penulis senior yang sudah banyak pengalaman. Bapak senantiasa share pengalaman, salam hormat dari saya dan semoga keluarga dalam keadaan sehat walafiat. Wassalaamu alaikum wr wb. 

Sudah habis. Bisakah memberikan kata closing pak. BAIK BUNDA
Sebagai kata penutup dari perjumpaan kita malam ini saya sekali lagi menyampaikan ucapan penghargaan dan terima kasih kepada Bapak dan Ibu Hebat semuanya, terutama yang selalu buat resume dari materi 1 sampai ke 26 malam ini. Ingat MAN JADDA WAJADA. Tak lupa saya mohon maaf apabila ada kata-kata yang kurang berkenan. Salam sehat dan sukses untuk Bapak dan Ibu semua. SEMANGAT. Terima kasih Bu Widya dari Malang yang sudah duet malam ini dengan saya di Serang. Barokallahu lakum. Amien. Wassalaamu ‘alaikum. Wr.Wb, 
Selamat malam Bapak dan Ibu. Saya Pamit ya Bu Widya...






Comments

  1. Masya Allah lengkap sekali Pak Ibnu ,tulisannya keren .

    ReplyDelete
  2. Seperti biasa semua materi tak Luput dari catatan pak guru yg satu ini

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Materi Rapat Akhir Semester dan Persiapan PBM 2024 SMA PGRI Bantimurung