Resume 23 Pelatihan Belajar Menulis
Menulis Autobiografi
Oleh : Ibnu Muslim
Moderator : Rosminiiyati
Narasumber : Suparno, S Pd, M Pd
Pelatihan belajar menulis ke-23 dilaksanakan tepat pukul 19.00 WIB pada hari rabu 9 maret 2022 dengan moderator Rosminiyati dan narasumber Suparno, S Pd, M Pd. Inilah kutipan tulisan moderator dan narasumber serta pertanyaan dari peserta sebagai berikut :
"Baiklah Bapak/Ibu, mari kita mulai pelajaran kita malam ini.
Seperti biasa, kuliah malam ini dibagi menjadi 4 sesi:
1. Pembukaan
2. Pemaparan materi
3. Tanya Jawab
4. Penutup
Bagi yang ingin bertanya, silakan menggunakan format nama, sekolah asal, gelombang, pertanyaan, dan kirim ke 08127396949. Sebelumnya, marilah kita buka kegiatan malam ini dengan mengucapkan basmalah. Selanjutnya, mari kita tengadahkan tangan, tundukkan hati, berdoa sejenak sesuai agama dan keyakinan masing-masing. Aamiin. Selanjutnya, marilah kita sambut Narasumber kita Bapak Suparno, S.Pd., M.Pd. Mohon kepada Bapak untuk bisa langsung mengisi ruang chat. Silakan, Pak."
"Waalaikum salam. Aaamiin. Bagaimana kabarnya Bapak Ibu semua, saya berharap penjenengan dalam keadaan sehat wal afiat, banyak rezeki barokah, dan dimudahkan segala Urusannya, mulai sekarang hingga di akhirat kelak. Jika anda melamar suatu pekerjaan, atau dipromosikan ke jenjang pangkat yang lebih tinggi, buku biografi bisa disertakan dan itu menjadi nilai plus Anda. Bagaimana menyusun buku biografi?
Saya juga pernah membaca biografi Jenderal Sudirman seorang Panglima Besar Tentara Keamanan Rakyat (TKR), kini Tentara Nasional Indonesia (TNI) pertama kelahiran Purbalingga, 24 Januari 1916. Jangan hanya satu buku tetapi minimal 3 buku sehingga Bapak Ibu bisa memiliki pembanding yang baik. Sehingga kita tidak berkecil hati untuk menuliskan perjalanan hidup kita.
Jangan hanya orang-orang ternama, tetapi juga membaca buku biografi orang-orang yang selevel dengan kita. Langkahnya bagaimana? Mulailah dengan membuat outline. Atau kerangka tulisan. Misalnya dimulai dari Cerita kelahiran, Masa masa sekolah TK, SD,SMP,SMA, Kuliah, Bekerja, menikah, punya anak, pergi jauh, ke luar kota, luar negeri dll
Kemudian membuat jadwal menulis, taatilah jadwal yang telah Bapak Ibu Buat. Masalah masalah yang pernah dihadapi, kenangan pahit, kenangan indah dsb. Langkah selanjutnya adalah menyiapkan data data pendukung, misalnya foto, buku diary dsb. Setelah itu Bapak Ibu bisa mulai menulis per outline. Atau per judul. Tulislah mengalir saja jangan diedit dulu ,walaupun ada kesalahan biarkan saja, terus menulis sampai selesai.
Tulislah dengan pikiran dan perasaan, dengan akal budi dari hasil merenung yang dalam maka pikiran Bapak Ibu akan terbimbing oleh ilham yang mengarahkan. Ketika Bapak Ibu menulis kadang muncul ilham atau ingatan sesuatu yang pantas ditulis. Tuliskan saja judulnya, dibuku yang berbeda. Kemudiaan segera kembali fokus ke outline.
Setelah semua judul sudah terbahas kemudian sisipkan judul yang terjeda tadi sesuai dengan urutan sejarah perjalanan kehidupan Bapak Ibu. Agar tampilan buku tampak menarik dan menginspirasi, jika dalam suatu judul ada frase , atau kata-kata mutiara yang menginspirasi bisa dituliskan di atas , sebelum uraian tulisan. Misalnya seperti ini; Kemudian lakukan editing secara teliti semaksimal kemampuannya. Kemudian minta tolong pada teman yang Anda percaya untuk menjadi editor
Kemudian buatlah caver buku yang baik, mintakan kata pengantar pada tokoh tokoh terkenal semoga membawa keberkahan. Langkah terakhir kirimkan pada penerbit yang Bapak Ibu percaya. Ini buku autobiografi saya berjudul Perjuangan Hidupku, buku ini berisi motivasi agar anak muda itu semangat kerja, Semangat belajar, dan semangat berdoa.
Masya Allah.
Buku ini baru laku 100 eksemplar lebih.... tapi tidak apa apa, yang paling penting adalah untuk warisan anak cucu, dan sebagai jejak bahwa saya pernah tinggal diplanet ini. Ini buku saya yang lain
Mantap bahasanya.
Saya juga pernah jadi MC resepsi pernikahan, ilmunya saya tulis di situ . Sampai disini dulu , bisa dilanjutkan dalam forum tanya jawab. Terima kasih
Materi yang luar biasa sudah dipaparkan secara gamblang oleh Narasumber kita yang hebat.
Dapat disimpulkan bahwa kita tidak perlu menunggu sukses untuk menulis buku autobiografi karena setiap orang mempunyai sisi kehidupan yang menginspirasi, misalnya tentang kesederhanaan, kejujuran, kesetiaan, kegigihan, membesarkan dan menyekolahkan anak-anak, dsb.
Buku autobiografi juga bermanfaat bagi ASN yang dapat diperhitungkan angka kreditnya. Tiba saatnya kita memasuki sesi tanya jawab. Bagi Bapak/Ibu yang ingin bertanya, saya persilakan.
P 1. Assalamualaikum Pak Saya, Susi dari Kayu Agung, Sumatera Selatan. Peserta gelombang 24.
Saya sudah membaca tulisan Bapak, takjub rasanya sebab terasa begitu mengalir dan menyamankan saat membacanya. Apa tipsnya ya Pak, sebab kadang meski kita punya sedikit perbendaharaan kata, tetapi saat berhadapan dengan karangan kita sering diganggu oleh jengah karena terasa sulit meramu kata menjadi sesuatu yang menarik dan menyamankan...terimakasih, Pak.
Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh. Silakan, Pak.
Bu Susi saudaraku dari Sumatera yang baik hati, menulis itu seperti belajar naik sepeda, awalnya serius banget, pake jatuh pake nabrak, tapi lama-lama kita bisa menikmati, bahkan Los stang pun bisa . Jadi tipsnya terus saja menulis. Moto saya menulis setiap hari mutu dan rezeki akan mengikuti.
Bapak/Ibu, silakan bertanya mumpung masih banyak waktu.
P 2. Nama : Hadi Suharno, Asal : SMKN 5 Jakarta
Pertanyaanya:
Apa selalu runtut, setiap mau membuat autobiografi, dari lahir, sekolah, hingga kerja. Terima kasih guruku..
Mas Hadi Suharno, dari Jakarta saudaraku, saya membaca buku biografi beberapa tokoh hebat itu kok runtut, jadi saya berpikir tampaknya yang runtut itu yang menarik.
السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
P 3 Nama Zainab Asal sekolah MTs Negeri Sumba Timur NTT Gelombang 24
Pertanyaan
1. Apakah ada perbedaan biografi dan Autobiografi?
2. Jika ada perbedaan di mana letak perbedaannya?
Bu Zainab yang baik hati, autobiografi adalah buku biografi yang ditulis sendiri, seperti buku saya itu. Kalau biografi ditulis oleh orang lain dengan seijin yang bersangkutan. Atau yang bersangkutan meminta tolong untuk menuliskan biografinya. Biografi adalah buku yang menceritakan tentang perjalanan kehidupan seseorang. Sengaja tidak saya sampaikan didepan biar muncul dalam forum diskusi .
Sambil menunggu pertanyaan yang lain, saya boleh bertanya Pak?
Silahkan bu Ros
Bagaimana caranya menulis buku autobiografi yang dimulai dari kakek nenek kita tapi kita sudah tidak menemukan lagi jejak mereka?
Kita bisa bertanya pada orangtua kita, atau pada siapa saja yang bisa dijadikan sumber, semaksimal beliau tahu. Saya hanya bisa menggali cerita keluarga saya sampai kakek buyut saya, yang dulu menjadi Lurah desa. Oleh karena itulah sejarah hidup keluarga kita , segera dimulai di tulis agar abadi, karena menulis itu mengabaikan jejak kehidupan . Insya Allah.
Kita ini orang orang biasa, kalau tidak kita sendiri, siapa yang mau menulis tentang kita?
Terima kasih, Pak.
Sama-sama bu Ros yang baik
P 4. Frans Fernandez dari SMPN 1 Praya Lombok Tengah, gel.23. Mohon maaf jika bertanya lagi:
1. Ketika kita menulis otobiografi, selain mengumpulkan data berupa foto, diari dsb. :
a. Bagaimana caranya kita mencari data kisah sekitar kita dari keluarga. Misalnya apa saja pertanyaan yang perlu kita siapkan jika menggunakan metode tanya jawab.
b. Di mana kita melacak data sejarah sekitar peristiwa saat masa lalu khususnya di daerah dengan sistem dokumentasi masih kurang.
2. Apa yang bisa kita "jual" dari diri kita sehingga orang mau membacanya? Apakah perlu dibuat semacam judul menarik dan pengantar dari seorang tokoh? Terimakasih...Salam dari Lombok. semoga tidak bosan dibaca ya? Selalu panjang seperti kereta.
Oo pertanyaan yang bagus dari saudaraku Frans Fernandez, Lombok. Pertanyaan sederhana saja, misalnya siapa kakek nenek kita, anaknya berapa, siapa saja. Kemudian Kakek buyutnya, siapa, tinggal dimana, adakah yang bisa ditulis dari cerita hidupnya. Ada lagi Kakek Canggah namanya siapa , misalnya dulu sebagai Bupati, atau lurah, atau sambong atau apa. Kemudian cerita itu redaksinya kita sendiri yang mengatur agar mengalir jalan ceritanya. Saat itu belum ada dokumentasi, kecuali seorang Bupati. Mungkin Makamnya bisa di foto. Saya dulu tidak berpikir saya jual, untuk kalangan sendiri, keluarga , perpustakaan sekolah saya, alhamdulillah pindah pindah sekolah, akhirnya ya saya masukkan di perpustakaan. Kadang dari nara sumber apa begitu, ehh buku saya juga laku. Judul menarik iyya, pengantar tokoh hebat iyyaa, silahkan menumpang di group ini banyak tokoh hebat, mintakan pada beliau. Beliau "priyayi" baik hati yang selalu meneladani.
P 5. Assalamualaikum...perkenalkan saya Umi Agus Farida dari Barito Kuala Kuala Kalsel, mohon izin bertanya, untuk autobiografi itu apakah yang ditulis yang baik2 saja, yang sukanya saja, atau boleh campur yang negatif dan positif, suka dan duka, atau bagaimana pak, terimakasih
Bu Umi terima kasih salam kenal kembali, yang ditulis yang baik-baik saja, yang bisa menjadi pelajaran, menginspirasi bagi pembaca, jangan menulis aib, atau hal hal yang menimbulkan keresahan, yang menyebabkan pembaca sakit hati. Duka tidak apa apa, yang penting tidak mengganggu ketentraman diri dan orang lain. Kejadian duka itu kadang cara Allah mendidik dan menyiapkan kita untuk menjadi pribadi yang sekarang , atau masa depan yang lebih indah.
Assalamu'alaikum Bapak. Perkenalkan saya Amali dari Bantul, asli Nganjuk Jatim. Peserta Gel 24. Materi yang Bapak sampaikan sangat menarik, adakah slide PPT yang bisa kami (peserta kelas BM Gel 23-24) jadikan rujukan menulis buku Autobiografi? Terutama outline yang harus dimunculkan dalam menulis buku autobiografi.
Masih terkait dengan tema malam ini, bagaimana jika ingin menjadi Ghost Writer (penulis bayangan)? Lalu ketika kita ingin menulis biografi, bagaimana memilih sudut pandang yang tepat untuk menggambarkan tokoh yang akan kita tulis itu? Sebab saat ini saya sedang garap project menulis biografi seorang tokoh idola, bagaimanakah tips dan langkah-langkahnya agar bisa cepat selesai, meskipun sudah ditarget waktunya tapi rasa-rasanya masih kurang lengkap bahan-bahannya. Terima kasih atas respon jawabannya.
Maap PP nya tidak ada, karena ini kan WA Grup menulis .Outlinenya bisa saya fotokan dari autobiografi saya ya


Menulis biografi orang lain kita harus interview dengan tokohnya, dengan teman-teman, dengan keluarganya, membaca literatur ( kalau beliau setingkat Bupati pasti pernah ditulis dalam berita).
P 7. Priyo Sumbogo, SMKN 2 Pangkalpinang, Gelombang 23. Apakah menulis autobiografi memerlukan referensi untuk dijadikan daftar pustaka?
Mas Priyo Sumbogo yang baik hati, kalau autobiografi, karena yang bercerita adalah penulisnya sendiri, maka tidak perlu ada daftar pustaka, tapi kalau misalnya mengutip tulisan orang lain, maka berlaku hukum menulis secara ilmiah , mencantumkan daftar rujukan.
P 8. Assalamualaikum, Pak Suparno yang keren. Saya Ibu Afiatur Rizkiyah, dari Sumenep.
Ketika menulis Autobiografi, kita harus jujur, kan. Bagaimana caranya agar kita tidak merasa sungkan saat menceritakan diri kita sendiri. Sebab kadang muncul rasa kurang percaya diri untuk menokohkan diri kita sendiri. Terima kasih Pak Suparno. Dan terima kasih pula buat Bu Ros.
Bu Afiatur, saya pernah lho ke Sumenep, 2 tahun lalu. Harus jujur, iya bu. Sayang belum kenal ya, Pak. Anggap saja kita akan menulis , yang nanti pembacanya adalah anak cucu sendiri, dijamin percaya diri kan. Selamat memulai karya besar ini. Anggap saja kita akan menulis , yang nanti pembacanya adalah anak cucu sendiri, dijamin percaya diri kan. Selamat memulai karya besar ini. Iya bu Ros .Mantap.
Terakhir ini, Pak. Ok
P 9. Dewi Nurjanah, MAN 1 Kota Malang, izin bertanya, Agak menyimpang dari materi.
1. Salah satu contoh karya njenengan "Dharma Wanita" tulisan yang sudah dibuat, dikirim ke mana/link?
2. Bagaimana prosedur sampai tulisan bisa dibukukan? Maturnuwun
Oo iya, saya itu apa saja saya tulis, peristiwa peristiwa yang saya terlibat didalamnya saya tulis, itu ibu ibu Darma wanita yang saya menjadi pembinanya saya suruh menulis, kemudian dikumpulkan jadi satu, saya jadi penyuntingnya, semacam antologi lah. Tulisan yang sudah dibuat dikirim ke penerbit. Begitu bu Dewi Nurjanah, saya sering ke Malang lho.
Habis, Pak. Terima kasih Pak Suparno atas paparan materi yang sangat bermanfaat ini. Semoga dengan ilmu yang Bapak sampaikan, kami bisa menulis buku autobiografi sebagai jejak sejarah kehidupan kami yang bisa diwariskan kepada anak cucu nantinya. Silakan memberikan closing statement, Pak.
Ok closing statment ya
Bapak Ibu yang baik hati, senyampang hayat masih dikandung badan dan kita masih bisa menyaksikan keindahan panorama alam, maka menulislah autobiografi, agar perjalanan hidup kita tidak lenyap dimakan zaman, dan menjadi warisan berharga buat anak cucu kita.
Semoga menjadi catatan berarti dalam hidup ini.
Tahu kupat, bumbu santen
Wonten lepat nyuwun pangapunten
Artinya?
Kalau ada salah mohon maaf .
Sama-sama, Bapak. Tak terasa, 2 jam lebih telah berlalu, dan kita pun harus mengakhiri pertemuan ini. Untuk itu, marilah kita ucapkan lafaz hamdalah.
Terima kasih telah belajar bersama, dan mohon maaf jika terdapat banyak kekurangan dan ada hal-hal yang kurang berkenan dalam memandu Bapak/Ibu. Kepada Allah saya mohon ampun.
Akhir kata, Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh. Saya mohon undur diri. Selamat beristirahat.
Form pengumpulan resume
https://forms.gle/YRqdLDvKuFzHX5fz8
Wah forum tanya jawab dicatat dengan apik ya pak . Sukses selalu bapak guru yg penuh prestasi dan karya
ReplyDeleteMari kita menulis autobiografi agar bisa dibaca dan diambil pelajaran oleh anak dan cucu kita
ReplyDeletekereen selamat utk menuju buku autobiografi agar anak cucu kelak bisa belajar betapa untuk mencapai kesuksesan itu butuh perjuangan yang luar biasa
ReplyDelete