Resume 22 Pelatihan Belajar Menulis
Menulis di Kala Sakit
Oleh : Ibnu Muslim
Moderator         : Dail Ma'ruf
Narasumber       : Suharto, M Pd

Pelatihan belajar menulis pertemuan 22 dilaksanakan 7 Maret 2022 dimulai pukul 19.00 WIB dengan judul materi Menulis di Kala Sakit. Kali ini moderator dibawakan oleh Dail Ma'ruf dan narasumbernya Suharto, M Pd. Moderator dalam mengawali kegiatan ini menyampaikan tulisan melalui WA grup gelombang 24 sebagai berikut :

Assalamu alaikum. Wr, Wb.   Selamat malam untuk kita semuanya.   Apa kabar Bapak dan Ibu semuanya? Semoga kita semua bersama keluarga tercinta dalam keadaan sehat dan Bahagia.
Malam ini senang rasanya Saya ( Dail ) bisa membersamai kembali bapak dan Ibu guru hebat, peserta belajar menulis PGRI asuhan asuhan Om Jay. Bagaimana apakah ada yang sudah menggabungkan 20 resumenya dalam 1 File? . Insya Allah saya dan semua moderator atau tim solid Om Jay, terebuka membantu Bapak/Ibu untuk terbitkan buku solo tsb, sebagai syarat lulus. Silahkan japri, insya Allah dalam 1 bulan buku solo Bapak / Ibu sudah beres dan ada dipangkuan.

Ada selinganbaca kisah inspiratif ya 1 menit. : https://dailalser.blogspot.com/2022/03/pak-yoga-terima-takdir-netra-dan-bahagia.html. Acara kita akan berlangsung 2 jam dan akan kita bagi menjadi 2 sesi. Sesi pertama 1 jam untuk penyampaian materi, dan sesi kedua 1 jam untuk tanya jawab.  Yang akan bertanya tentang materi malam ini silahkan japri ke no . 087871926678.
Sebelum acara ini kita mulai, mari kita berdoa agar acara ini berjalan lancar dan bagi teman atau keluarga anggota grup BM 23-24 yang sedang sakit, semoga Allah sembuhkan dan pulih seperti semula. Bagi yang muslim  silahkan baca fatihan dan agama lain menyesuaikan. Berdoa kita mulai…. Berdoa selesai.

Audio. https://youtu.be/uye6FLj30GU,  Melihat video tadi rasanya 1001 rasa...atau berjuta rasanya...Sungguh sampai saya menahan nafas saking sesak dada ini.... benar-benar luar biasa  Cing Ato, benarlah bahwa Allah tak akan menguji hambanya, kecuali sesuai kemampuannya. Dan saya sadar bahwa Cing Ato dan istrinya adalah orang kuat. Kuat kesabaran dan ketabahannya.
Mari kita berdiri dan sambut narsumber yang luar biasa Cing Ato dengan materi MENULIS DI KALA SAKIT.  Silahkan Cing Ato masuk kelas dan menyapa para peserta.

Saya sebelum sakit pun sudah punya  1 buku solo, ya...2016 awal  ikut belajar menulis, 2017 ikut intens di Cipanas kenal penerbit. Tapi awalnya dari Om Jay. Lagi semangat-semangatnya...terkena sakit hingga 1 tahun tak bisa bergerak. Apa saja persaan yang ada di hati Cang Ato Saat sakit sekian lamanya...Tiga tahun delapan bulan saya masih berjuang untuk pulih. Saya tidak tahu sudah berapa biaya yang dikeluarkan. Saya hanya yakin Allah tidak akan menguji hambanya di luar batas kemampuannya. Saya nikmati saja ujian dari Tuhan ini sambil terus menyukuri nikmat lain yang  Tuhan berikan

Sakit yang saya alami saya ibaratkan seperti pembuskus permen sebagaimana kata pak Nasrullah dalam bukunya magnet rezeki. Beliau mengatakan ujian dan musibah laksana sebuah permen. Pembungkusnya adalah musibah, tetapi di balik pembungkus itu Allah  sudah sediakan berjuta kenikmatan. Maka itu, terimalah dengan ikhlas dan banyak bersyukur. Intinya dibalik segala sesuatu ada mengandung hikmah.

Subhanallah 3 tahun lebih 8 bulan.... insya allah termasuk maashoobiriin, sungguh ungkapan yang tinggi makna dan sarat hikmah. Lanjutkan Cang . Tidak ada yang saya dapat lakukan dalam kondisi serba keterbatasan, kecuali membaca dan menulis. Dahulu menulis dengan alat tulis dan membaca harus membuka buku. Kini zaman teknologi cukup dengan gawai/smartphone kita bisa membaca dan menulis. Hmmm.... tapi dengan tangan yang masih sangat terbatas gerakannya .. bagaimana Cang Ato menulis..? jika baca bisa dari youtube gantinya...nah nulis bagaimana?
Subhanallah 3 tahun lebih 8 bulan.... insya allah termasuk maashoobiriin
sungguh ungkapan yang tinggi makna dan sarat hikmah
Lanjutkan Cang . Tidak ada yang saya dapat lakukan dalam kondisi serba keterbatasan, kecuali membaca dan menulis. Dahulu menulis dengan alat tulis dan membaca harus membuka buku. Kini zaman teknologi cukup dengan gawai/smartphone kita bisa membaca dan menulis.
[19.37, 7/3/2022] +62 878-7192-6678: hmmm.... tapi dengan tangan yang masih sangat terbatas gerakannya .. bagaimana Cang Ato menulis..?
jika baca bisa dari youtube gantinya..nah nulis bagaimana?

Semua berawal dari tidak aktifnya saya karena tubuh tidak bisa bergerak selama satu tahun. Terkadang agak stres juga karena tidak ada yang dikerjakan, hanya melamun seorang diri di kamar. Sesekali saya minta televisi dihidupkan. Karena tidak bisa menekan remot televisi tidak pernah ganti channel. Lama-kelamaan boring juga.
Tiba-tiba ada suara dari gawai istri saya yang tertinggal. Saya pinta asisten rumah tangga untuk mengambilkan dan meletakkan di atas dada saya dengan beralaskan bantal. Saya mencoba menyentuh gawai, ternyata bisa tersentuh. Setelah istri pulang dari mengajar saya bertanya kepada istri dimana  gawai saya. Maklum sudah 1,6 tahun saya tidak melihat gawai. Istri pun langsung mengambilkan gawai. Saya minta dibelikan paket internet dan berganti nomor. Karena nomor yang lama sudah tidak aktif.

Ya Allah, untung saja punya istri dan keluarga yang juga hebat. sabar dan kuat.  Dari sinilah saya lacak akun Facebook saya. Butuh waktu tiga hari baru ketemu fasword. Mulailah saya menulis dan memposting kondisi saya. Dapat satu pekan menulis timbul dalam pikiran. Kenapa saya tidak menulis apa yang sedang saya alami saja. Akhirnya saya menuliskan Mulai dari saya terserang penyakit, dirawat di rumah sakit, bagaimana saya menjalani selama di rumah sakit, peristiwa-peristiwa yang terjadi selama sakit, dan saya tutup tulisan sampai kembali ke Madrasah.

Ini rahasinya ...jika ingin punya buku. Saya menulis sesuai kronologis yang terjadi, jadi secara berurutan. Seperti melihat sinetron berseri. Banyak apresiasi dari sahabat Dumai. Bahkan tulisan saya dinantikan dan ditunggu kehadirannya. Pembaca pun saya ajak menentukan judul artikel terakhir. Banyak yang memberikan judul artikel terakhir. Saya memilih"Kembali ke Madrasah". Kenapa kembali ke madrasah? Ya, karena saya berawal dari madrasah lalu ke rumah sakit dan tak pernah kembali selama 18 bulan. dan buku itu judulnya kembali ke madrasah...

Mana cover bukunya cang? Judul artikel terakhir. Ketika dipertengahan jalan ada sahabat sekaligus seorang narasumber yang memberikan ilmu kepada saya ketika saya ikut pelatihan dengan  KSGN. Beliau menghubungi saya. Beliau sempat mengikuti tulisan saya. Beliau bertanya-tanya tentang tulisan yang saya tulis. Apakah saya sedang menulis kisah orang atau kisah sendiri. Karena tokoh utama saya ganti dengan kata "AKU". Boleh kita lihat buku pertama setelah kembali bisa menulis?  terus?

Beliau langsung menghubungi saya lewat vicol. Otomatis beliau melihat kondisi yang sebenarnya. Kurus seperti tengkorak hidup, suara tidak jelas, selang NGT masih menempel di hidung, selang ventilator masih menempel di leher. Beliau terharu dan mencoba melacak tulisan saya dari awal. Baru seperempat jalan beliau tidak sanggup lagi membacanya. Sedih dan pastinya banjir air mata...

Seminggu berselang Om Jay menghubungi saya lewat vicol. Beliau pun terharu tetapi beliau salut dan mengapresiasi tulisan saya. Dari sinilah Om Jay mengajak saya untuk ikutan pelatihan menulis. Saya pun ikut walau terkadang tubuh ini tak mampu mengikuti. Alhamdulillah, karena lewat WhatsApp, materinya bisa saya baca di siang hari. Selanjutnya materi tersebut saya simpan di blog lalu saya jadikan sebuah buku "Belajar Tak Bertepi"  dan buku terbit engga  judul Belajar Tak Bertepi"

Dari mengikuti pelatihan menulis gelombang 8, setidaknya memperkaya tulisan saya. Dan tulisan saya semakin hidup. Karena semua benda  yang ada disekitar ruang rumah sakit saya ikut sertakan dan saya visualisasikan seperti suatu yang bernyawa. Kalau kata Om Budiman salah satu narasumber pelatihan ini. Disebut dengan istilah CERPENTING (cerita pendek tidak penting). Bisa bapak dan ibu baca di buku saya. Kalau Bapak dan ibu baca. Saya yakin langsung bisa nulis buku cerita hari itu juga. Hahaha....

Selanjutnya bagaimana tanggapan pembaca setia blog Cang Ato?  Terus saya cerita dulu, silahkan
Buku tersebut saya beri judul"GBS Menyerangku" kisah nyata seorang guru bergulat dengan penyakit langka dengan menulis. Alhamdulillah, setelah jadi buku banyak yang berminat hingga kini. 
Kalau boleh tahu sudah berapa yang minta buku tsb Cang. Boleh gak peserta BM 23 dan 24 dapat buku itu? hubungi siapa? 



Covernya sangat luar biasa, hubungi saya, Nanti diakhir saja, baik,, lanjutkan kisahnya, Karena menulis setiap hari maka ratusan artikel sudah saya miliki. Saya simpan di Facebook dan blogspot. Dari artikel inilah saya jadikan buku kedua ketika sakit. Yaitu, Menuju Pribadi Unggul. Untuk memperindah tulisan dibuku, saya berguru dan langsung dibimbing oleh bapak Akbar Zaenudin. Setelah jadi beliau menyarankan untuk mencoba dikirim ke penerbit mayor. Saya tidak bersedia, karena terlalu lama menunggu diterima atau tidaknya. 2/3 tulisan di blog belum saya  bukukan lagi hingga sekarang. Karena saya menulis bentuk buku yang lain. Saya beberapa kali tarik nafas panjang..... sesak rasannya dadaku...
Menuju Pribadi Unggul itu buku kedua yang ditulis saat sakit, sungguh judul yang luar biasa, dan menginspirasi. Hampir setiap hari saya menulis, kebetulan masa pandemi covid-19 terjadi, sehingga hampir dua tahun bekerja dari rumah. Waktu-waktu kosong itulah saya manfaatkan untuk menulis. Saya tidak bisa tidur sebelum mendapatkan ide untuk menulis. Sehingga terkadang saya banyak menerawang sampai dapat ide apa yang besok saya tulis.

Fotonya sudah seperti sangat mantap...ganteng luar biasa. Tadinya ganteng, 180 derajat kebalikan dari buku 1. Oh itu foto sebelum sakit ya Cang., sekarang pun tetap ganteng malah plus makin Soleh.  Daftar buku solo.
1. Mengejar Azan (dua bulan sebelum sakit) 2018
2. GBS Menyerangku 2020
3. Menuju Pribadi Unggul2020
4. Kompilasi kisah inspiratif 2021
5. Belajar tak bertepi 2021
6. Aisyeh Menunggu cinta (Roman Betawi)2021
7. Menepis kesulitan menulis 2021
8. Gadis pemikat (cerpen) 2022
9. Kado khusus sang bintang (motivasi belajar)2022
10. Lentera Ramadan 2022

Sedang digarap
11. Catatan harian guru blogger madrasah
12. Cing Ato Belajar pantun
13. Cing Ato Belajar puisi
14. Menulis dikala Sakit.

Allahu akbar sudah 10 buku solo... saya masih 1 saja. dan 4 yang sedang finishing. Saya senang nulis buku solo, no. 14 akan best seller tuh. saya nunggu buku itu sejak 2 bulan lalu. Rencana mau konsentrasi di jurnal ilmiah. Dari 10 yang sudah terbit buku mana yang paling diminati ??
Alhamdulillah, buku GBS Menyerangku pernah diresensi oleh Prof Dr Ngainun Naim. Buku menepis kesulitan diresensi oleh guru dari Kalimantan Barat dan menghantarkan beliau menjadi sang juara. Empat  buku itu kelarin dong...terutama yang no. 14, luar biasa...
Saya mau meresensilah...biar juara...,xixixix...Maaf bukan promosi. Alasan kenapa saya menulis?
Jadi ini macam buku ... resep pilihan Cang Ato.... bagaimana hilangkan semua kesulitan menulis??? Iya kenapa kok kuat banget nulisnya? Apa motivasinya?? 1. Untuk menambah amal ibadah 

Di saat tak berdaya saya berpikir. Apa ya yang bisa menambah amal ibadah pada saat saya sakit. Waktu sehat saya sering khutbah, ceramah, menjadi motivator untuk peserta didik. Setelah berpikir, kenapa saya tidak menulis saja di medsos. Akhirnya saya menulis tentang karakter yang berkaitan membangun diri menjadi manusia unggul. 

Alhamdulillah, banyak yang memberikan Apresiasi dan menunggu-nunggu kehadiran tulisan berikutnya. Dari menulis inilah Tuhan memberikan apa yang saya tidak duga. Justru disaat sakit saya mendapatkannya.

1. Saya kebanjiran teman yang ingin bersahabat
2. Banyak yang konsultasi tentang menulis
3. Dapat panggilan menulis dari adik saya di Pusdatin ( gara-gara dia melihat dan membaca               tulisan-tulisan saya di medsos. 
4. Kedatangan para yuotuber
5. Menjadi narasumber pada pelatihan di KSGN PGRI
6. Mendapatkan penghargaan dari Bang Jafar DKI sebagai "Pahlawan Pendidikan" Jakarta.
7. Banyak teman kerja dan teman medsos yang membuat buku.
8. Dll

Untuk tambah amal soleh, dan ada lebih dari 7 keajaiban atau keistimewaan saat menulis, luar biasa. Itu DPD RI asal DKI ya Cang. 2. Untuk kenaikan pangkat. Kebetulan saya sudah terlambat naik pangkat karena sibuk kuliah dan sakit. Teman-teman saya sudah mau ke-IV b saya masih di III d. Alhamdulillah Januari ini saya mengajukan kenaikan ke IVa dengan menyertakan 1 PTK dan 6 buku solo.
Putri KH hasan basri ketua MUI, Betul, Saya tidak tahu tetiba dapat saja, 1. tambah amal soleh, 2 . bisa naik pangkat. karena viral...dan ada yang menyampaikan ke ibu Fahira Idris. 3. Untuk kebanggaan/ motivasi/ inspirasi.
     Agar anak-anak saya yang sedang menimba ilmu di pondok punya kebanggaan terhadap ayahnya. Setidaknya dalam hatinya ayah yang sedang sakit saja masih punya semangat untuk belajar dan berkarya. Begitu juga untuk memberikan inspirasi kepada teman-teman untuk bergerak dan keluar dari zona nyamannya. Ada LSM yang mengajukan. mungkin , ada lagi yang lain alasan Cang Ato nulis penuh semangat?? orang baik lah ...4. Untuk mengabadikan ilmu yang dimiliki agar tidak hilang ditelan waktu. Maklum hafalan atau ingatan terkadang lupa, maka itu perlu dipatri di dalam sebuah ikatan yaitu buku.
Dan itu penghahargaan makin bikin semangatkah?  1. tambah amal soleh, 2 . bisa naik pangkat. 3. untuk kebanggaan/ motivasi. 4. mengabadikan ilmu biar tak hilang...
Sebenarnya saya sendiri tidak berharap apa-apa. Mungkin itu bonus, sungguh alasan yang SUPER KREN...5. Dll

Wah banyak itu...saya yakin alasan tambahannya. Tak terasa sudah pukul 20.00,  Merambah ilmu lainnya. Ada tambahan materi ...?  kita ke sesi tanya jawab :Tidak berhenti dibidang menulis saja, saya pun merambah ke bidang desain cover buku, flayer, layout buku. Di samping ikut pelatihan menulis saya juga mengikuti pelatihan desain cover lewat canva secara berbayar. Alhamdulillah, setidaknya saya bisa membuat cover buku sendiri.

Saya juga banyak membantu teman-teman  untuk membuat cover bukunya dengan gratis..tis...tis...juga dipercaya untuk membantu membuat desain cover buku dan flayer di Penerbit YPTD. Sekali lagi gratis..tis...tis...

Saya siap membantu bapak dan ibu untuk membuatkan cover pada pelatihan ini. Silahkan kirim judul dan sinopsisnya. Cukup dengan gawai melalui aplikasi canva langsung jadi. Kalau mau belajar otodidak silahkan lihat di yuotube saya. Chanel "Suharto MTsN 5 Jakarta" 

Bagaimana …Wah materi kita malam ini sungguh DAGING SEMUA... PELAJARAN HIDUP yang luar biasa. Teman- teman yang mau tanya japri ya?
P1 :  Apa saja yang menguatkan Cang Ato hingga bisa sembuh dan malah kembali mengajar ? Nama : Ahmad Narto, Klaten. Ya Allah terima kasih aku bisa ketemu dengan Cang Ato Hambamu yang luar biasa

Satu : Saya punya anak yang sedang mondok beliau butuh biaya, jika saya tidak bangkit                          kemungkinan besar saya kehilangan pekerjaan.

Dua, saya sudah mempersiapkan segalanya untuk peserta didik. Kebetulan saya seorang                         motivator. 

Tiga, dengan menulis saya ingin melupakan sakit yang menahun ini

P2 : Yoga dari Tangerang : Luar biasa kisah Cang Ato. Saya tuna netra 6 tahun lalu. Dan simak materi Cang Ato. mau jadi penulis buku juga. Ada Saran bagaimana supaya bisa terwujud cita-cita saya?

Subhanallah. Pakai ilmu dari om Jay.
1. Tulis yang kita bisa dan kuasai
2. Tulis apa yang kita alami dan rasakan
3. Tulis dengan bahasa yang sederhana.

Coba mulai dengan menulis memor...itu lebih mudah karena bahannya sudah ada.
Saya memulai dengan menulis buku memori saya.

P3 : Saya Dilla dari Lebak. Dari 10 buku yang sudah terbit , manakah yang paling banyak diminati pembaca?  dan apakah Cang Ato sudah memperkirakannya ?

Buku GBS Menyerangku sampai saat ini masih ada yang pesan. Sehingga berulang kali cetak...

Sebenarnya saya menulis bukan semata-mata untuk di jual. Saya senang saja menulis buku. Andai ada yang berminat anggap saja bonus. 
Dan memang proses nulisnya paling panjang ya Cang... LUAR BIASA SEMUANYA...

P4 : Saya Fauzi  dari Sumenep :  Bagaimanakah menepis keraguan untuk terbitkan buku solo pertama? dan Apa saran Cang Ato...
Buku yang di tulis dari hati terdalam menembus jantung dan pikiran, Sekarang tidak ada yang sulit untuk menerbitkan buku. Yang terpenting kita sudah punya draf tulisan. Cukup kirim ke penerbit. Bisa kepenerbit mayor atau indie (berbayar). Tentunya jika mayor banyak aturan karena tak berbayar

P 5 : Naning dari Palembang :  Dengan hobi Cang Ato yang kuat pada menulis. Apa harapan yang ada dalam diri untuk bangsa Indonesia ke depannya? Aku pengen semuanya ...10 bukumu...

Harapan saya, agar kegiatan literasi membumi di Nusantara ini. Setidaknya dengan banyak menulis pasti banyak membaca. Dengan banyak membaca otomatis banyak pengetahuan yang di dapat. Bangsa yang besar berawal dari masyarakat yang gemar membaca. Mungkin itu bunda . Aku bergerak maka aku ada...
LUAR BIASA. Kren
P 6 :  Saya Danu dari Lampung : Apa saja yang perlu dipersispkan jika kita ingin menerbitkan pengalaman hidup yang kita pandang bisa menginspirasi orang lain? Ada 10 penanya malam ini. Mugkin lainya masih pada nangis...

Terima kasih pak Danu. Contoh sederhana, ketika saya sedang memotivasi siswa saya agar belajar yang rajin. Untuk motivasi dan inspirasi saya akan memberikan contoh bagaimana saya belajar hingga menjadi bintang pelajar dan masuk ke perguruan tinggi dengan jalur prestasi. Atau bisa juga inspirasi dengan ketabahan menghadapi ujian dari Allah. Jelasnya ada hal yang pernah kita lakukan. Dan apa yang kita lakukan itu bukan saja bermanfaat untuk diri tapi untuk orang banyak. Coba lihat om Jay, apa yang ia lakukan itu sangat menginspirasi 

Ok luar biasa.
P7 : Mar'Ali @Bintaro . Adakah keinginan untuk menulis tentang harapan bangsa kedepan , agar dengan tulisan Cang Ato. Bisa membuat semangat para elit bangsa dan generasi muda dalam membangun bangsa?  silahkan
Buku ini, bailkah... jawabannya ada 1 buku Mr Ali Bintaro. Luar Biasa

P8: Frans Fernandez SMPN 1 Praya Lombok Tengah NTB gel.23. Jujur saya tertantang dengan pengalaman hidup Cak Arto. Mengapa saya selalu mencari alasan-alasan. 
1. Apa sebenarnya fokus tema dari tulisan Bapak? Bagaimana mewujudkan tema tersebut menjadi buku. Karena untuk mengumpulkan tema-tema yang berserakan di blog atau Facebook perlu energi juga.
2. Dalam menulis, Bapak pasti memiliki target menyelesaikan nya. Bagaimana mewujudkan target itu padahal ide-ide kita yang berseliweran pasti beda dengan target kita. Semua perlu dituangkan dalam tulisan. Bagaimana tips dan triknya.
3. Salah satu motivasi dan semangat dari Bapak adalah keluarga. Bagaimana usaha bapak selama sakit untuk melawan godaan marah dan cerewet atau minta dipahami?
Demikian pak, mohon maaf …
Ini masternya Quizzz...silahkan ada 3 pertanyaan dari Pak Frans pengagum Cang Ato

PAKAI VN Boleh Cang... silahkan.  Super sekali. Terima kasih pak Frans.
1. Saya menulis selalu satu tema. Di blog itu enak sekali. Mudah mengumpulkan tulisan satu tema ada istilah"Label" di label itu kita tulis tema yang kita akan tulis atau di Facebook "#" tagar. Jika kita tekan tagar maka tulisan satu tema akan mudah dihimpun.

2. Menulis buku harus punya target. Jika tidak sulit tercapai. Kasih waktu untuk menulis jangan tunggu waktu kosong 

3. Alhamdulillah, selama saya sakit banyak dukungan dan suport baik dari keluarga, saudara, tetangga, teman , murid-murid. Mereka super sekali.
Wabil khusus istri tercinta yang sangat luar biasa dan anak saya begitu luar biasa. Mereka memberikan fasilitas untuk saya. Mendesain kamar seperti rumah sakit dan kantor. 
Cakep
P9 : Assalamualaikum wr.wb. Saya Elmiya sari. Benar-benar terharu membaca kisah kang Ato. Semoga selalu di berikan kesehatan dan panjang umur. Menjadi inspirasi dalam kehidupan. Sabar ketika diberikan sakit. Tetap bermanfaat ketika ujian sakit datang. Allah tentu begitu menyayangi kang Ato hingga diberi ujian sedemikian. Dan inilah makna dari ujian kang Ato, sabar menyikapi ujian dari Allah dan tentunya Allah akan siapkan kenikmatan dibalik semuanya. Sehat selalu kang Ato sekeluarga. 
Saya tidak sanggup bertanya apa-apa, kisah kang Ato menginspirasi bagi saya untuk selalu berkarya dengan segala  kemampuan.Terimakasih.
Silahkan ...

Waalaikum salam, terima kasih bunda. Saya denger dari orang katanya saya sabar. Kata istri saya sendiri bilang seperti itu. Saya tanya. Dia jawab. Ayah tak pernah ngeluh seperti menikmati. Begitu juga teman-teman di madrasah. Sehingga sakit saya dijadikan motivasi kepada Ade ipar saya sedang sakit. Lihat kak Harto. Dia sabar sekali.

P9 : Hanya ungkapan dan kekaguman. Mkasih bunda
Terima kasih bunda. Doakan agar saya bisa pulih kembali seperti sedia kala.

P10 ; Saya Vivin dari Sumenep. Bagaimana trik dan tips agar pengalaman hidup yang kita tulis, menjadi menarik dan ditunggu oleh pembaca? Terima kasih.
Silahkan, ada 2 lagi.. 

Siap bos: Terima kasih bunda Vivin.

1. Banyak membaca karya orang lain. Saya dahulu ketika menulis pertama saya lihat dan baca buku om Jay. Guru berhati cahaya. Saya pelajari gaya tulisannya.

2. Cari diksi-diksi yang indah-indah. 
3. Pembukaan atau prolog yang sedikit puitis.
4. Bisa pakai gaya bahasa personifikasi, ironi dll.
5. Selipkan CERPENTING cerita pendek tidak penting sebagai penyedap tulisan.

Coba lihat dibuku GBS Menyerangku.
Atau novel saya Aisyeh Menunggu cinta
Mantap

P 11 : Assalamu alaikum. Wr, Wb.   elamat malam, Pak Suharto. Narasumber hebat. Saya terharu dan bangga mengenal seorang penulis yang tangguh dan produktif berliterasi. Semakin pulih, Pak.  Salam kenal, Maria dari Jakarta.
Izin bertanya.
1. Bagaimana Bapak memulai tulisan dengan konsentrasi hingga karya beredar di berbagai sudut kota.
2. Apa saja yang Bapak tuliskan sedangkan secara fisik proses pemulihan
3. Apa saja strategi yang sederhana untuk mengatasi kala rasa jenuh dan hilang ide itu menghampiri.
Salam sehat, Pak Suharto
Silahkan Cang.  Dari Bu Maria-Jkt

Waalaikum salam, Terima kasih bunda Maria 
1. Pertama saya tentukan tema. Contoh misal,  kuliner. Maka  kita  harus menulis tentang kuliner. Susun daftar isi, andai 40 yang harus kita tulis. Kasih waktu untuk menulis setiap hari atau satu Minggu satu judul. Nah tinggal hitung sampai berapa bulan jadinya. Itulah target.

2. Saya menulis apa saja yang saya bisa dan kuasai. Ada buku memor, ada motivasi, ada novel, ada cerpen, ada puisi, ada pantun dan lainnya.
Cukup dengan gawai atau smartphone saya menulisnya. Setelah itu saya share ke Facebook dan blogspot. Kalau sudah cukup baru saya copy ke laptop. Lalu diedit. Jadi deh .
3. Saya lihat yuotube, TikTok, buku. Ada saja ide muncul 

 ok
P12 : Assalamualaikum Saya Bu Siti Rohani SMP Negeri I Kalirejo Lampung Tengah 
Mau bertanya 
Bagaimana anda tetap semangat menulis dalam kondisi sakit
Teriring doa semoga Cang Ato selalu sehat dan bermanfaat untuk orang banyak 
Terimakasih 🙏
Silahkan...masih ada ekornya 2 lagi

Waalaikum salam bunda. Terima kasih.
Semakin saya menulis semakin saya lupa dengan penyakit saya. Tetiba sudah sore atau sudah malam. Saya merasakan ada progres yang cukup signifikan. Tetapi saya tetap jaga kondisi, jika lelah ya, saya istirahat 

ok
P13 : Assalamualaikum cang ato Salaam kenal dari saya cut fiqa dari tanah Aceh 
Sebelumnya saya sangat senang sekali cing telah memberikan perjalanan cing hingga sampai sekarang, luar biasa cing. Yang ingin saya tanyakan
1. Cing dibalik karya cing, yang bergenre puisi dan cerpen apakah ada kisah nyata yang cing taburkan di dalamnya?
2. Cing bagaimana konsep cing dalam memilah menulis fiksi dan non fiksi, apa trik dari cing Agar suatu karya tersebut hidup? Terimakasih cing Salam dari saya cing, saya fans kepada cing

silahkan ...
Waalaikum salam, Cut Fiqa. Sepertinya saya kenal dengan orang ini. 

Ok. iya itu bu guru muda dari Aceh
1. Untuk cerpen, saya Alwali dengan menulis kisah nyata. Tapi saya samarkan nama dan tempat.  Seperti cerpen "Gadis Pengejar Bus" ini kisah mantan pacar .Puisi. Seperti GBS Menyerangku. Itu saya jadikan judul puisi. Rindu " kisah kangen dengan anak-anak. Karena 3 anak saya merantau semua menuntut ilmu. Saya berduaan dengan mantan pacar Saya sebenarnya senang dengan fiksi. Bebas berkreasi. Dan terkadang menulisnya mengalir saja. Hanya perlu konsentrasi dan tempat yang sepi. Jika berisik hilang imajinasinya . Non fiksi, butuh bahasa yang baku, ilmiah dan harus banyak referensi. 

mantap
SELESAI,  SILAHKAN DI JAWAB CANG... Terima kasih pak Hadi.
1. Ide awalnya. Suatu hari saya menjadi wakil kurikulum. Saya berkeinginan menulis buku panduan administrasi untuk guru-guru. Sudah hampir selesai saya tulis. Tapi saya kesulitan menis kata-katanya. Masih kaku sehingga tulisan itu tidak jadi. Maka itu, saya mencari pelatihan berbayar ya, cukup mahal jutaan 
2. Saya ingin abadi. Walau jasad hilang ditelan bumi, tapi saya masih punya peninggalan buku yang bisa dibaca banyak orang. Berharap menjadi amal jariah.

Dukungan dari semua orang yang kenal dengan saya. Wabilkhusus istri tercinta dan anak-anak ku yang super. Beliau memberikan saya mobil untuk kerja. 

LUAR BIASA. ALHAMDULILLAH
Waalaikum salam, bunda Susi. Berkaitan dengan Agama, tentunya Rasulullah.

Berkaitan dengan ilmu. Hamka. Beliau seorang ulama tapi pandai menulis bukan saja masalah agama tetapi juga sastra. Walau saya belum mempunyai bukunya. Hanya tafsirnya yang saya punya 

ADA CLOSING STATEMEN Cang...?  silahkan,  ada puisi dari peserta :
SETITIK CAHYA DI KALA HAMPA

Oleh Frans Fernandez

Deru debu dunia menghajar hampa
Segala geliat hidup di dalamnya menerjang asa
Tubuh-tubuh manusia mencari sekepal roti
Tuk di santap dalam kalut dan derita

Lihatlah tubuh-tubuh beringas 
Terus menerjang batang-batang tiang tak bernyawa
Sambil menyeringai memamerkan gigi-gigi kuning kotor
Di hadapan seorang hamba lemah

Hamba itu hanya memandang penuh kasih
Dan senyumnya melukiskan kata
Jemari lemahnya menulis aksara
Dan kalahkan semua ego-ego buas tadi

Dalam kata
Dalam kalimat 
Dalam buku
Tak bersuara

Praya, 07 Maret 2022

Salam dari Pulau Jalan Lurus: Lombok

Sebelum saya ucapkan terima kasih kepada om Jay, tim PBM, pak ustaz Dail Ma'ruf dan bapak serta ibu peserta pelatihan. Atas apresiasinya.

Mohon maaf jika ada kekurangan.

Dari saya

Menulis saja terus biarkan orang lain yang menilainya.

Jangan menunggu pintar baru menulis. Menulis saja terus nanti juga pintar.

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Salam literasi
Suharto69.blogspot.com
Jangan menunggu pintar baru menulis. Menulis saja terus nanti juga pintar.

Se7
sama - sama Guruku dan Guru kita Semua...sangat LUAR BIASA MALAM INI...
Kami sangat terinspirasi...dan semangat.
Terima kasih juga untuk semua pengalaman berharga dan ilmu Cang Ato. Insya allah punya ilmun yuntafau bih...Aamiin
Mari kita akhiri dengan hamdalah
Alhamdu lillahi robbil aalamiin
Terima kasih uutuk cang Ato dan semuanya.



 

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Materi Rapat Akhir Semester dan Persiapan PBM 2024 SMA PGRI Bantimurung