Resume 8 Pelatihan belajar Menulis
Mengatasi Writer,s Block
Oleh : Ibnu Muslim
Moderator : Widaya Setianingsih
Narasumber : Ditta Widya Utami, S Pd. Gr
Saya tertarik dengan judulnya ini, apalagi yang membawakan moderator dan narasumber dua-duanya hebat. Melalui resume ini saya ingin menuliskan sebagai berikut : Sesuai dengan kewenangannya modearator menutup sementara WA grup dan selanjutnya mari kita simak penjelasan narasumber : Adapun profil narasumber dapat dibaca pada : https://dittawidyautami.blogspot.com/p/profil.html.
Lalu apa yang dijelaskan oleh narasumber simak yang berikut ini :
"Bapak/Ibu, saya pun sebenarnya alumni pelatihan belajar menulis PGRI. Dulu saya masuk di angkatan 7 dan alhamdulillah masuk juga ke angkatan pertama yang menulis bersama Prof. Eko yang Senin kemarin berbagi ilmu di kelas kita. Banyak hal yang saya dapatkan dari pelatihan.
Tak hanya ilmu, saya pun mendapat saudara-saudara baru yang luar biasa. Maka, terima kasih Omjay dan Tim yang telah menjadi "guru pelopor", yang terus bergerak bukan digerakkan .Karena nama kegiatan ini adalah "Belajar Menulis", maka mairlah kita take an action dengan menulis. Siap? tunjukkan kemampuan kita yg luar biasa. Peraturannya:
1. Saya akan kirimkan link tulisan saya di grup.
2. Silakan Bapak dan Ibu membuat tulisan dari apa yang telah Bapak/Ibu baca di link tersebut.
3. Tulisan boleh bebas (puisi, komentar, pentigraf, pantun, dll)
4. Tulisan boleh langsung di tulis di kolom komentar blog atau dikirim via moderator.
5. Waktunya adalah 15 menit.
Apakah bisa dipahami Bu Wid peraturannya? Sangat bisa bu Ditt, kecuali yang baca mengantuk, Baiklah .Saya akan kirimkan linknya yaaa Begitu dikirim, maka waktu dimulai . Selanjutnya narasumber mengajak membaca dan menulis lewat blognya sebagai berikut L :" https://dittawidyautami.blogspot.com/2022/01/saat-kita-berbuat-salah.html?m=1
Ternyata setelah saya buka tulisannya sederhan, tetapi sudah banyak yang memberikan komentar. jadi narasumber ini hebat mengajak membaca dan menulis sekaligus meminta mengunjungi blognya. Perlu ditiru karena metode ini baik. Selanjutnya narasumber menjelaskan sebagai berikut : " Penulis pemula maupun profesional. Penulis cerpen maupun puisi. Penulis artikel maupun jurnal ilmiah. Muda maupun yang tak lagi muda. semuanya pernah kena virus Writing,s Blok (WB)."
Selanjutnya narsum menjelaskan lagi sebagai berikut :" Karena writer's block umumnya tidak disebabkan oleh masalah komitmen/kompetensi menulis. Sulit fokus, tidak ada inspirasi menulis, menulis lebih lambat dari biasanya, atau merasa stres dan frustasi untuk menulis merupakan sebagian dari tanda-tanda kita terserang WB. Makanya, ketika muncul tanda-tanda WB, sebaiknya kita segera bangkit. Why??? : Karena WB bisa menjangkit dalam hitungan menit, jam, hari, minggu, bulan, bahkan tahunan!!! Saya jadi merinding neee "
Apa penyebab WB ? lama WB bisa terjadi? Jawabannya tergantung seberapa cepat seorang penulis mampu mengatasi kondisi WB tersebut. Pertanyaannya, mau sampai kapan kita biarkan WB ini berlangsung? [Tergantung diri kita sendiri. Betul. Tiap orang akan berbeda.: Agar bisa mengatasi writer's block, langkah pertama yang harus kita lakukan adalah mengetahui penyebabnya ? Nah Bu Wid, sebetulnya penyebab WB itu bisa beraneka macam. Bahkan bisa jadi bukan hanya 1 faktor saja. Alias faktor gado-gado atau gabungan dari beberapa faktor.
Oh ya, ini berdasarkan pengalaman ya Bapak/Ibu, serta hasil mencermati beberapa tulisan tentang WB. Ada lebih dari 1 penyebab yang dihadapi/dialami seseorang sehingga menyebabkan ia terkena virus WB. Mencoba metode/topik baru dalam menulis Contoh sederhana dari hal ini bisa dikaitkan dengan minat menulis kita. Misal, saya lebih senang menulis cerpen. Maka, ketika saya mencoba menulis puisi, wahh ... Mungkin kemampuan menulis saya akan sangat sangat melambat. Mengapa? Karena puisi punya karakteristiknya sendiri. Padat makna. Indah.
Lalu bagaimana agar tidak terserang WB? Padahal kita punya minat belajar puisi. Jawabannya lagi-lagi sederhana. Bapak dan Ibu pun mungkin sudah menduga.: Terus berlatih dan belajar. Semakin kita kenal dengan puisi, semakin kita sering berlatih, insya Allah virus WB bisa jauh jauh tuh. Stress, Lelah Fisik/Mental Saya yakin, Bapak/Ibu yang bergabung dalam grup ini adalah orang-orang hebat. Memiliki kesibukan yang luar biasa.
Bisa jadi, tekanan pekerjaan membuat kita stress. Membuat kita lelah fisik maupun mental. Nah kalau sudah begitu, virus WB juga bisa menyerang kita. Tubuh kita bukan robot. 20.06, Maka untuk mengatasi penyebab WB yang satu ini, tak ada jalan lain kecuali beristirahat sejenak: Carannya ?: Lakukan hal-hal yang Bapak/Ibu sukai. Bisa lakuin hobby kita. Kalau lagi jenuh senengnya ngapain ? Berkebun, memasak travelling😂
Tak ada salahnya me- refresh-kan diri. Siapa tau dari jalan jalan muncul inspirasi lagi ya Bu Wid Selanjutnya terlalu perfeksionis. Menjadi perfeksionis itu boleh. Tapi terlalu perfeksionis itu bahaya. Tak ada manusia yang sempurna, kecuali Sang Penguasa. Betul, Makanya ada pepatah perfectionism kills creativity .Perfeksionis itu bisa menghilangkan kreativitas. Mengapa?: Karena rasa ingin sempurna bisa membawa kita memiliki pemikiran yang negatif.
Tulisan kamu tuh belum bagus. Masih banyak salah. Masih nggak sesuai EYD. Jangan posting dulu. Masih belum laya: Nah ... Kalau sudah begitu, bakal kelar nggak tuh tulisan? Teman teman di sini juga mungkin pernah mendapat kalimat kalimat jitu dari para mentor kita.. "Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi. Tulisanmu akan menemukan takdirnya (pada pembaca)." Kalau masih khawatir juga, semoga pesan dalam tulisan saya di blog bisa menjadi pengingat.
Bahwa kesalahan itu bukti bahwa kita bukan manusia yang sempurna.: Ok. Sepertinya cukup Bu Wid.: Saya kembalikan ke Bu Wid ya, Siaaap Demikianlah materi dari narasumber kita malam ini. Sangat bermanfaat dan menginspirasi kita. Yang pernah mengalami Writers Block seperti saya pastiii sekarang sudah bisa bernafas dengan lega, atau bisa jadi loncat-loncat ditempat sambil berkata EUREKAA akhirnya kutemukan jawaban masalahku selama ini. He he he😂
Semoga dengan ditemukan jawaban dari masalah kita selama ini semakin memacu kita untuk menulis..menulis dan menulis. Syukur jika kita bisa berprestasi mengikuti jejak beliau yang luar biasa. Karena pematerinya hebat maka banyak yang bertanya.
Comments
Post a Comment