Resume Pertemuan 5 Pelatihan Belajar Menulis -PGRI
Oleh : Ibnu Muslim

Moberator             : Dail Ma,ruf
Narasumber           : Aam Nurhasanah, S Pd

        Dail Ma,ruf selaku moderator memulai acara pelatihan belajar menulis senin 26 januari 2022 tepat pukul 19.00 WIB dengan mngajak berdoa dan memperkenalkan narasumber yang hebat yakni Ibu Aam Nurhasanah, S Pd. Beliau memang hebat karena satu kelas dulu pada gelombang 8 dengan saya. Karena saya selalu tinggal kelas maka beliau sekarang boleh dikata guru saya.
      Melalui kesmpatan ini saya ingin menuliskan apa yang beliau utarakan melalui media WA grup belajar gelombang 23-24 PGRI ini yang dimotori oleh Om Jay sebagai berikut :
"Terima kasih Pak Dail yang luar biasa semangat. Senang dan bahagia sekali bisa membersamai bapak ibu hebat di pertemuan ke-5 ini. Sebelumnya, izinkan saya mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Om Jay, selaku Founder sekaligus Guru Blogger Indonesia, yang telah menularkan virus ngeblog dan virus literasi, sehingga saya bisa berkembang dan mengupgrade ilmu yang di dapat. Saya sebelumnya bukan siapa-siapa, bukan orang besar, dan bukan orang yang memiliki segudang prestasi. Saya sama dengan bapak ibu, memulai di kelas ini dengan status peserta" 
        Selanjutnya ibu Aam menceritakan sebagai berikut : " Saya hanya ingin berbagi kisah dengan bapak ibu di sini yah. Pak Dail dan semua yang ada di sini pasti akan menyusul dan berkarya. Hanya tinggal bangun dan mulai menulis yah. Dahulu, pertama kali saya masuk sebagai peserta gelombang 8 pada bulan April 2020, saya tidak fokus dan tertinggal membuat resume jadi saya tidak lulus ditinggalkan teman-teman. Ada Bu Nora, Pak Yulius Toraja, Pak Suharto, Cak Mukminin, Mr. Bams, adalah teman satu kelas saya dulu. Saya sempat patah semangat dan gugur di gelombang 8 dan hampir menyerah pada saat itu. Lalu, saya kembali memupuk semangat baru  dan kembali bergabung di gelombang 12. Di sinilah saya menemukan kekuatan baru dan semangat baru untuk terus bangkit dan menulis resume hingga akhir." (Sumber WA Grup, rabu 26 januari 2022)
            Kalau saya bandingkan dengan nasib saya sebagai peserta gelombang 8 belum lulus, lalu masuk gelombang 16 belum lulus juga kemudian ikut lagi gelombang 21-22 dan belum lulus lagii, maka melalui pelatihan geombang 23-24 ini dengan narasumber bu Aam semoga saya juga bisa bangkit sepertibu Aam, yach hebat motivasinya. Apaalagi tambah semangat karena pak Dail selalu menyapa via WA.
            Lalu bagaiana kisah selanjutnya tentang prestasi ibu Aam, daat saya kutipkan tulisan beliau melalui WA grup bersama pak Dail sebagai berikut : "Di gelombang 12, buku antologi Semangat Menulis Bersama Bu Kanjeng adalah Buku pertama saya yang sangat berkesan dan bermakna hingga lahirlah buku solo perdana saya seperti gambar 1 berikut ini :

Wah, dari sampulnya saja saya tertarik mau membaca. Mudah-mudahan bisa dibaca online di blognya yach.
kalau begitu saya tdak perlu khawatir suatu saat nanti saya akan lulus dan bisa berkarya seperti bu Aam dan Dail. Tak lari gunung dikejar, yang penting semangat selalu ada didada saya. tidak kalah pentingnya adalah selalu adanya pelatihan menulis gelombang berikutnya. Peserta yang belum lulus masih diperbolehkan mengikuti gelombang berikutnya. saya tidak malu walaupun sering tinggal kelas.
Gambar 1 Buku Solo Karya Bu Aam.

Lebih membanggakaan lagi setelah terbit buku belaiu yang berjudul :"Mengukur Mimpi jadi Penulis Hebat" seperti yang terlihat pada gambar 2.  Kapan saya bisa sehebat beliau yach. Tahun 2022 ini saya melakukan resolusi"harus bisa minimal satu buku solo" Mudah-mudahan ada ayang menjadi editor dan ada penerbit yang mau menerbitkan bukuku nanti. Sekali lagi tak lari gunung dikejar., yang penting tetap ada semangat menulis di blog. Menurut beliau bukunya itu terinspirasi saat menjadi moderator di gelombang 12.
Gambar 2. Buku Solo Karya Bu Aam

            
Gambar 3 adalah buku solonya yang berikutnya.  Menurut beliau sampai saat ini buku karya beliau yang sudah diterbitkan sebanyak 41 judul. Dari buku-buku inilah membuat beliau naik kelas dan menjadi guru inspiratif. Ya Tuhan tema saya sudah banyak karyanya sedangkan saya baru mau menulis. Berilah saya kekuatan agar saya sehat walafiat dan terus menulis buku solo dan bisa diterbitkan seperti karyanya bu Aam. Selain itu ya Allah berilah tambahan rezki dari buku-bukuku nanti. Amien.
Gambar 3. Buku solo ke 3 karya bu Aam.
            Bagaimana kisah selanjutnyaa ? Berikut ini tulisan bu Aam melalui WA grup berikutnya sebagai berikut : " Setelah mengasah diri menjadi moderaor, saya ikut lomba blog dan meraih juara 1 pada bulan Maret : Hasil ngeblog dan juara 1 ini saya abadikan menjadi buku solo yang berikutnya." Lihat gambar 4.

Kalau saya simak apa yang diceritakan bu Aam, nampaknya beliau ini selain suka menulis di blog beliau juga suka mengikuti lomba. "Setelah melangkah menjadi juara blog, saat ini saya naik kelas menjadi Editor dan bekerja bersama Bu Kanjeng di Oase Pustaka" Tulis bu Aam selanjutnya.."Selain jadi editor, saya juga mendalami kurator hingga menghimpun naskah-naskah peserta lain dimulai dari naskah best pracrice kepala sekolah Wilayah Bina III Lebak. Sejak alumni 16-22 saya yang menghimpun naskah para peserta kelas Omjay " Sambungnya.
Gambar 4. Buku solo karya bu Aam berjudul Blogger Inspiratif..
            Berikut ini kutipan tanya jawab dengan narasumber (bu Aam Nurhasanah, S Pd) :
1. Tanya :  Apa yang dimaksud naik kelas dengan menulis bunda ? 
    Jawab : Naik kelas adalah bagaimana kita berproses dari nol sampai bisa ke tempat yang lebih tinggi                  pak.
2. Tanya : Buku Parenting 4.0 adalah buku yang  tembus ke penerbit mayor PT Andi Offset dan                             kolaborasi dengan Prof. Richardus Eko Indrajit yang ditulis selama satu minggu. Gimana                         caranya bunda ?  1 pekan?  kok bisa?
    Jawab : Pasti bisa, ikuti tantangan di setiap kesempatan. Bisa pak. 1 hari selesaikan 1 Bab. 10                             halaman A4. Selama 6 hari satu bab jadi 60 halaman. Jika dipindah ke A5 jd 120 halaman. 1                  hari untuk editing. Selesai, saya save rahasia ini

2. Tanya : Ibu capek tidak menulis tiap hari dan bikin buku?  
    Jawab : Sejak alumni 16-22 saya yang menghimpun naskah para peserta kelas Omjay. Tidak capek                      sedikitpun. Malah Bahagia.

            Bu Aam sudah memberikan testimoni yang luar biasa. Ia selalu mengupgrade diri sehingga naik kelas dan bisa meninggalkan jejak di banyak buku yang dihasilkan. Setuju !

Pertanyaan 1 : 
Assalamu'alaikum wr wb buk am saya syamsurizal  dari smkn 3 padang, 
1. Apa yang memotivasi ibu kembali masuk pada gelombang 12. ?
2. Apa kiat ibu bisa membukukan pengalaman ibu dalam buku solonya ?
3. Apa rahasianya menulis ndak. Bosan bu ?.

Jawaban 1 :
1. Yang memotivasi saya kembali mengulang kelas adalah kepercayaan diri pak. Masa yang lain bisa         lulus, saya tidak? Ini pasti bukan soal kemampuan, karena bakat bisa diasah dan dilatih. Ini soal            fokus dan niat yang harus kita tanamkan sejak pertama kali bergabung. Jika tidak fokus, pasti tidak        akan lulus. Jika fokus dan terus kerjakan resume sampai akhir, niscaya setelah pelatihan ini akan jadi     buku solo perdana bapak. Bismillah, kembali ke jalan yang benar. Luruskan niat untuk bisa                    menghasilkan karya buku solo dan antologi. 

2. Setiap hal yang kita alami pasti ada cerita menarik di dalamnya. Yakin semua pengalaman akan jadi         buku. Bismillah, ayo kumpulkan pengalaman terbaik kita saat mengajar dan menjadi guru. Pasti             akan menjadi buku yang tebal dan menarik untuk dibukukan. 

3. Rahasianya, menulis jangan jadikan beban tapi jadikanlah kebutuhan. Sehari saja tidak menulis,            maka hidup akan terasa kurang bagai sayur kurang garam. Jadikan menulis sebagai passion atau            gairah yang terus memompa untuk berkarya mengukir keabadian. 
    Semangat yaaa

Pertanyaan 2 :
Assalamualaikum wr wb. Ijin bertanya, saya Rini dari Bogor. Sebelumnya luar biasa materi ibu Aam malam ini,  yang ingin saya tanyakan adalah:  Bagai mana cara kita memotivasi diri ketika mulai ada keraguan pada saat proses menulis? Ragu apakah tulisan ini bisa bermanfaat? Apa ini bukan sekedar mengeluarkan uneg-uneg dihati?  Demikian pertanyaan dari saya.Wassalamualaikum wr wb

Jawaban 2 :
Saya tidak akan menjadi penulis besar, jika tidak menjadi penulis pemula dan penulis antologi. Bunda Rini bisa mulai dengan ikut antologi ya. 

Pertanyaan   :3
Selamat malam bu Aam narasumber hebat, dan pak Dail moderator paling sabar... Saya Hadi dr jkt,  ijin bertanya : Bagaimana cara ibu, dalam waktu singkat bisa dan mampu mengerjakan segudang tugas, sehingga berbuah... Manis... Terima kasih salam literasi. 

Jawaban 3 :
Terima kasih Pak Hadi atas pertanyaannya., bunda agak ngebut sudah masuk 20 pertanyaan. Saya seorang kepala sekolah, ibu rumah tangga, dan mempunyai anak kecil yang masih sekolah PAUD. Tentunya, saya harus pandai mengatur waktu antara tugas sekolah dan dunia literasi. Biasanya saya gunakan skala prioritas. Tugas sekolah saya kerjakan pasa siang hari. Sedangkan mengedit naskah dan literasi saya kerjakan pada malam hari. Tanpa mengurangi tugas sebagai ibu tentunya. Mengurus anak dan suami juga.
P4 :
Assalamu'alaikum Bu Aam hebat sekali, masih muda penuh karya, menulis buku solo dalam 1 minggu, amazing bu. Mohon tips untuk dapat melahirkan karya sebegitu banyak dengang tidak sekedar menulis, akan tetapi benar² berkualitas. Zunnurin Isnaini, Pasuruan

Jawaban 4 : 
Banyak cari referensi supaya buku kita berbobot ya. Bisa klik Google Scholar atau Academia

Pertanyaa 5 ::
Assalamualaikum  Saya Wisri Atuti dari Jakarta  Ijin bertanya : Bagaimana cara mengajak orang2 terdekat seperti teman, anak, saudara dan juga siswa untuk mau Menulis ?
 Pertanyaan 6 : 
Perkenalkan  Nama : Yosefina Hoar Klau. Asal sekolah SMP Negeri 8 Kota Kupang-NTT
Izin bertanya Bu Aam. Bagaimana cara ibu membagi waktu antara menulis,ngeblog Dengan tugas pokok ibu sebagai seorang kepala sekolah...mohon trik dari Bu Aam..

Masih banyak lagi yang ingin bertanya, namun hanya 20 penanya yang bisa dijawab sesuai waktu

        Dari uraian narasumber dan pertanyaan dari peserta dapat saya simpukan bahwa :
Untuk bisa  naik kelas dalam hal menulis maka : 1 ) semngat, 2) sering berlatih menuis di blog, 3) kolaborasi dengan penulis yang sudah senior, 4) mencoba ikut menulis buku antologi, 5) mencoba menulis buku solo, 6) ikut lomba.








Comments

  1. Semoga kali ini bisa lulus yah Pak Ibnu. Fokus... Insyaallah lulus. Bismillah, pasti lulus.

    ReplyDelete
  2. Smoga lulus buu.. Smangat selalu dan berkarya..

    ReplyDelete
  3. Semoga kita bisa menyusul Bu Aam ya Pak, hhhmmm saya juga remedi Pak.

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Materi Rapat 8 Mei 2024 Persiapan Evaluasi Akhir Semester Genap 2023/2024 SMAS PGRI Bantimurung

Materi Rapat Pemantapan Tugas dan Sosialisasi Metode Hybrid Learning SMAS PGRI Bantimurung